SEJARAH NATAL MENURUT AL-QUR’AN

Kata natal berasal dari bahasa Latin yang berarti lahir. Namun secara istilah natal berarti upacara yang dilakukan oleh umat Kristiani untuk memperingati hari kelahiran Isa Al-Masih, yang mereka sebut dengan Tuhan Yesus.

Peringatan Natal baru tercetus antara tahun 325-254 SM oleh Paus Liberus yang ditetapkan pada tanggal 25 Desember, sekaligus sebagai momentum penyembahan Dewa Matahari, yang kadang juga diperingati pada tanggal 6 Januari, 28 April, 18 Mei, atau 18 Oktober. Kemudian, oleh Kaisar Konstantin tanggal 25 Desember tersebut akhirnya disahkan sebagai hari kelahiran Yesus.

Untuk menyikap tabir Natal yang diperingati pada tanggal 25 Desember yang diyakini sebagai hari kelahiran Yesus, marilah kita simak apa yang diberitakan oleh Bibel (injil) tentang kelahiran Yesus, sebagaimana yang dijelaskan dalam Injil Lukas (2): 1-8 dan Injil Matius (2): 1 dan 10-11 (Adapun Injil Markus dan Yohanes tidak menuliskan kisah kelahiran Yesus).

Sedikit Berbagi Cara Belajar Membaca Al-Qur'an

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Disini kami berbagi sedikit ilmu tentang cara belajar membaca alquran dengan benar dan cepat. Berikut sedikit uraian singkat dari saya mengenai bagaimana cara agar kita bisa membaca alquran dengan benar. Ada 5 hal penting yang harus diperhatikan agar bisa membaca alquran dengan baik dan fasih.
  1. pertama-tama kita harus bisa membaca huruf hijaiyyah yang berjumlah 28 huruf. Sama seperti jika kita hendak belajar membaca bahasa indonesia. jika kita mengetahui dan bisa membaca 28 huruf hijaiyyah dengan benar, hal ini merupakan modal utama kita untuk bisa membaca alqur’an, karena isi alquran adalah bacaan yang didalamnya tersusun dari 28 huruf hijaiyyah.

Ciri Al Qur'an Mushaf Utsmani

Bagi kita yang ingin membeli Al Qur'an yang Mushaf Utsmani bisa memilih yang asli dengan 9 ciri-cir sebagai berikut, yaitu:

1. Terdiri dari 484 halaman, dari halaman 2 sampai dengan halaman 485
2. Setiap juz dimulai pada awal halaman ganjil, kecuali Juz 1 yang dimulai dari halaman 2
3. Setiap juz terdiri dari 16 halaman, kecuali juz 1 dan juz 30 yang masing-masing berisi 15 dan 21 halaman
4. Setiap halaman hanya berisi 18 baris, ayat dan non ayat, kecuali halaman 2, 3, dan 485 yang masing-masing berisi 7, 7, dan 10 baris, ayat dan non ayat.
5. Setiap halaman diawali dengan permulaan ayat dan diakhiri dengan akhir ayat, kecuali halaman 484, ayat ke-4 Surat al lahab terpotong dan bersambung dengan awal halaman 485.