Alternatif Pakan Kambing Fermentasi

Alternatif Pakan Kambing Fermentasi - Budidaya kambing di masa sekarang ini harus ada teknik baru untuk mengatasi kekurangan pakan, karena semakin dikit dan harus ada cara agar pakan kambing ini bisa tahan lama. salah satunya adalah fermentasi. dalam peternakan kambing pastinya ingin mendapatkan hasil yang berkualitas, dan cepat gemuk dan sehat sehat kambingnya. mungkin banyak faktor yang bisa mempengaruhi dalam budidaya atau penggemukan kambing. mungkin yang paling menjadi kendala untuk para peternak kambing adalah pakan, yang bisa menentukan keberhasilan hasil ternak.


Pakan dengan tepung ikan untuk penggemukan kambing

Pakan Komplit adalah perpaduan antara hijauan sebagai asupan serat dan konsentrat sebagai asupan energi, protein, dan karbohidrat serta adanya unsur pendukung seperti vitamin dan mineral. Pembuatan pakan komplit sebagai sumber pakan berdasarkan potensi lingkungan yang ada dan tersedia dalam jumlah cukup serta berkelanjutan. Pakan komplet yang sekarang ada di masyarakat bermacam-macam dengan komposisi bahan yang bervariasi menurut kondisi lingkungan sekitar. Pakan komplit yang di kembangkan di wilayah Kabupaten Temanggung sebagai salah satu inovasi teknologi menggunakan komposisi pakan yang tepat guna dengan bahan-bahan yang mudah didapat.

Komposisi Pakan Penggemukan Kambing

  • Tepung Ikan          7 kg
  • Dedak kopi           23 kg
  • Onggok/tatal          9 Kg
  • Dedak padi           17 kg
  • Jagung Giling        21 Kg
  • Rumput                 43 Kg
  • Tetes                        2 Kg
  • Urea                        1 Kg
  • Probiotik                 1 Kg
  • Empon-empon         1 Kg
  • Mineral                    1 Kg
  • Kapur                      1 Ons
  • Garam                     2 Kg
  • Air             25 – 30 liter

Cara Pembuatan Pakan Kambing


  • Persiapkan alat dan bahan
  • Campuran A (Tepung ikan, dedak kopi, onggok, dedak padi dan jagung giling) campur menjadi 1)
  • Campuran B (Tetas, urea, probiotik,empon-empon, kapur,  garam, mineral dan air campur menjadi 1)
  • Campuran C rumput yang sudah di cacah
  • Hamparkan rumput 1/5 bagiaan kemudiaan siram dengan Campuran B 1/5 bagiaan dan Taburkan Campuran A 1/5 bagiaan
  • Ulangi lapis demi lapis sampai campuran A,B dan C habis.
  • Diamkan kurang lebih 10-20 menit dan aduk hingga merata.
  • Masukkan dalam drum atau plastik kedap udara dan peram kurang lebih 14 hari
Tanda-tanda pakan jadi :

  • Aroma berubah seperti tape khas alkohol
  • Tekstur makin lunak
  • Tidak ditumbuhi jamur

Tanda-tanda pakan tidak jadi

  • Aroma berubah seperti bau busuk/pukan
  • Tekstur lembek
  • Tumbuh jamur dengan warna cerah

Dosis pemberian pakan komplet yaitu menurut bobot badan ternak. Biasanya diukur menurut prosentase bobot badan ternak berkisar antara 3 % dari bobot badan.Untuk domba berkisar antara 0,8 – 1,2 kg/ekor/hari dengan interval pemberiaan pakan waktu yang sama pagi dan sore.

Alternatif Pakan Dengan Batang Pisang

Alternatif Pakan Ternak DENGAN METODE  SOC ( SUPLEMEN ORGANIK CAIR )
Suplemen Organik Cair adalah salah satu bahan organik yang terbuat dari bahan herbal yang sangat aman bagi ternak maupun dal pertumbuhan hidup dan sebagai pokok pertumbuhan kelangsungan hidup tumbuh dan berkembang,sekaligus memperbaiki mikro organisme dalam tubuh ternak  untuk dapat meningkatkan pertumbuhan dengan baik dan optimal sehingga ternak dapat menghasilkan produksi dengan cepat namun tidak mengganggu kesehatan ,bahkan akan mampu menunjukan hasil yang baik walau dengan pemberian pakan yang mudah di dapat dengan memanfaatkan limbah pertanian yang hampir sama sekali tidak dimanfaatkan oleh petani untuk itu salah satu metode SOC tampil dengan metode sederhana, hasil memuaskan bagi peternak.

Bahan baku pakan ternak kambing :

  • Pohon pisang
  • Janggel kering
  • Daun jati kering
  • Daun nangka kering
  • Dll.
Penggunaan starter bahan SOC untuk 100 Kg pakan

  • Batang pisang     : 50 -60 Kg
  • Katul                  :  5-6     Kg
  • Ampas tahu        : 20       Kg
  • Tetes tebu          : 2-3     Liter
  • Garam               : 0,2      Kg
  • Air bersih          : 3 – 5   Liter ( tergantung tingkat keringnya bahan )
  • Bahan  S O C   : 2 – 3   tutup botol SOC

CARA PEMBUATAN PAKAN DENGAN BAHAN  S O C

  • Pohon pisang di cacah lembut anatara 2 – 4 Cm
  • Bikin larutan SOC dalam ember di tambah air bersih 3-5 liter + tetes 2 botol + 3 tutup soc aduk aduk hingga merata
  • Katul dan ampas tahu,ampas kelapa,ampas ketela di aduk merata
  • Cacahan debog masukan ke dalam tong plastik dan taburi garam secukupnya
  • Lapisan antara 10 – 15 cm
  • Masukan campuran ampas dan katul merata
  • Perciki dengan larutan air yang sudah di campur bahan ( tetes,air,Soc )
  • Lakukan secara ber sap–sap hingga bahan pakan habis
  • Tutup dengan rapat
  • Diamkan selama 1 hari pakan siap saji

Demikianlah ulasan tentang alternati pakan kambing yang di fermentasi yang sebagian saya ambil referesnsi dari sumber elbudiyanto.wordpress [dot]com, semoga bermanfaat dan baca juga tentang cara beternak kambing tanpa rumput, cara budidaya domba, cara budidaya kambing agar menguntungkan, dan manfaat susu kambing

CARA BUDIDAYA DOMBA YANG BAIK

Cara Budidaya Domba Yang Baik : Domba merupakan hewan yang dulu pernah di jadikan sebagai pengganti Nabi Ismail yang akan di sembelih oleh ayahnya, atas perintah ALLAH SWT, namun di ganti dengan domba dan menjadi ibadah yang setiap tahunnya di laksanakan oleh umat islam, yaitu berkurban. beberapa hewan ternak yang bisa di jadikan kurban yaitu, Domba, Onta, Sapi, Kambing, Kerbau dan lainya. namun yang sering dijadikan qurban di daerah saya, yaitu kambing, kerbau dan sapi. karena yang lain susah untuk di dapatkannya.


CARA BUDIDAYA DOMBA YANG BAIK

  • Domba Ekor Gemuk
    Memiliki ciri bentuk ekor yang panjang, tebal, besar dan semakin ke ujung makin kecil; tidak mempunyai tanduk; sebagian besar berwarna putih, tetapi ada anaknya yang berwarna hitam atau agak coklat.
  • Domba Ekor Tipis
    Memiliki ciri tubuh yang kecil, ekor relatif kecil dan tipis, bulu berwarna putih, tidak bertanduk (betina), bertanduk kecil dan melingkar (jantan).
Bibit kambing atau domba bakalan yang baik untuk pengggemukan adalah sebagai berikut :
  1. umur antara 8 bulan – 1 tahun.
  2. Ukuran badan normal, sehat, bulu bersih dan mengkilap, garis punggung dan pinggang lurus.
  3. Keempat kaki lurus, kokoh dan tumit terlihat tinggi.
  4. Tidak ada cacat pada bagian tubuhnya, tidak buta.
  5. Hidung bersih, mata tajam dan bersih serta anus  bersih.


Perkandangan
Pada umumnya tipe kandang pada ternak kambing dan domba adalah berbentuk panggung. Konstruksi kandang dibuat panggung di mana di bawah lantai kandang terdapat kolong untuk menampung kotoran. Dengan adanya kolong berfungsi untuk menghindari kebecekan dan kontak langsung dengan tanah yang bisa jadi tercemar penyakit. Lantai kandang ditinggikan antara 0,5 – 2 m. Bak pakan dapat ditempelkan pada dinding. Ketinggian bak pakan untuk kambing dan domba berbeda. Bak pakan untuk kambing dibuat agak tinggi, kira-kira sebahunya karena kebiasaan kambing memakan daun-daun perdu. 

Untuk Domba, dasar bak pakan horizontal dengan lantai kandang karena kebiasaan domba merumput. Lantai kandang dibuat dari kayu papan atau belahan bambu yang disusun dengan jarak 2-3 cm. Dengan demikian, kotoran dan air kencing mudah jatuh pada kolong, sementara tracak/kaki kambing dan domba tidak mudah terperosok dan terjepit terjepit.

Ukuran Kandang :
  • Anak : 1 X 1,2 m /2 ekor (lepas sapih),
  • Jantan dewasa : 1,2 X 1,2 m/ ekor
  • Dara/ Betina dewasa :1 X 1,2 m /ekor
  • Induk dan anak 1,5 X 1,5 m/induk + 2 anak
Dasar kolong kandang digali sedalam ±20 cm dibagian pinggirnya dan 30-50 cm pada bagian tengah serta dibuatkan saluran yang menuju bak penampung kotoran. Kotoran kemudian dapat diproses untuk menjadi pupuk kandang. Dan sudah semestinya kandang harus terjaga kebersihannya sehingga ternak kambing dan domba lebih sehat karena tidak mudah terserang penyakit.

Dasar kolong kandang digali sedalam ±20 cm dibagian pinggirnya dan 30-50 cm pada bagian tengah serta dibuatkan saluran yang menuju bak penampung kotoran. Kotoran kemudian dapat diproses untuk menjadi pupuk kandang. Dan sudah semestinya kandang harus terjaga kebersihannya sehingga ternak kambing dan domba lebih sehat karena tidak mudah terserang penyakit.

Semoga Bermanfaat .... ('_')

Pilihlah anak yang tingkat kelahirannnya dua dan pilih dari indukan yang produktiv menghasilkan susu pastikan domba pilihan anda untuk dikembangkan memiliki struktur tubuh yang baik yang juga sehat , domba kelahiran sendiri memiliki daya tahan tubuh terhadap kuman kuman yang ada di daerah dia lahir 



sumber : produknaturalnusantara.com